Sodium n-Octanoate, atau natrium kaprilat, adalah garam natrium dari asam n-oktanoat. TCI menempatkannya dalam kategori biokimia dan reagen lipid. Sebagai sabun asam lemak rantai sedang, senyawa ini bersifat amfifilik: ekor hidrokarbonnya hidrofobik, sedangkan kepala karboksilatnya ionik. Karena sifat ini, Sodium n-Octanoate banyak dipakai di laboratorium biokimia dan farmasi, antara lain sebagai surfaktan anionik ringan, agen penstabil protein, dan senyawa model untuk mempelajari perilaku lipid di dalam larutan.
Salah satu alasan utama senyawa ini dipilih adalah kemampuannya berikatan dengan protein. Contoh yang paling dikenal adalah albumin serum: natrium kaprilat telah lama dipakai sebagai penstabil albumin terhadap panas. Rantai delapan karbonnya cukup pendek, sehingga senyawa ini lebih mudah larut dalam air dibanding sabun rantai panjang. Pada saat yang sama, rantai itu cukup panjang untuk menunjukkan aktivitas permukaan. Bentuknya yang padat juga memudahkan penimbangan yang akurat untuk membuat larutan dengan konsentrasi tertentu.
Di Indonesia, Sodium n-Octanoate relevan bagi laboratorium farmasi yang meneliti formulasi protein, laboratorium bioteknologi yang memurnikan protein, dan kampus yang mengajarkan kimia koloid serta surfaktan. Senyawa ini juga berguna dalam riset pemanfaatan turunan minyak kelapa sebagai sumber asam lemak rantai sedang. Kemasan 25g cocok untuk riset awal. Kemasan 250g cocok untuk laboratorium dengan pemakaian rutin.
- Stabilisasi protein: natrium kaprilat dikenal mampu berikatan dengan albumin dan melindunginya dari denaturasi akibat panas, sehingga sering dipakai dalam studi formulasi protein.
- Studi surfaktan dan misel: sifat amfifilik dengan rantai sedang menjadikannya senyawa model untuk mempelajari pembentukan misel dan tegangan permukaan larutan.
- Pemurnian protein: kaprilat dimanfaatkan dalam beberapa metode fraksionasi protein untuk mengendapkan protein pengotor secara selektif dari campuran biologis.
- Studi interaksi lipid dan membran: garam asam lemak rantai sedang berguna untuk mempelajari cara molekul lipid berinteraksi dengan lapisan membran model.
- Reagen kimia koloid dalam praktikum: senyawa ini mudah larut dan aman ditangani dengan APD standar, sehingga cocok untuk demonstrasi sifat sabun dan emulsi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1984-06-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | padatan (sesuai satuan kemasan berat) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat kering dan sejuk, terlindung dari kelembapan |
Garam asam lemak seperti Sodium n-Octanoate dapat menyerap uap air dari udara. Karena itu simpan di wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, dan tambahkan desikator bila kelembapan ruangan tinggi. Iklim Indonesia yang lembap membuat hal ini perlu diperhatikan. Ambil bahan dengan spatula bersih dan kering, dan tutup kembali wadah segera setelah menimbang. Hindari menghirup debunya dan hindari kontak dengan mata. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan masker debu bila perlu. Ikuti SDS dari TCI untuk informasi keselamatan terperinci.
- Ho dkk. (2007). Structure and polymer form of poly-3-hydroxyalkanoates produced by Pseudomonas oleovorans grown with mixture of sodium octanoate/undecylenic acid and sodium octanoate/5-phenylvaleric acid. International Journal of Biological Macromolecules doi:10.1016/j.ijbiomac.2006.06.017
- Plastinin dkk. (2022). MCR-Raman spectroscopy of sodium octanoate micelles in aqueous solutions. Vibrational Spectroscopy doi:10.1016/j.vibspec.2022.103472
- Ke dkk. (2013). Acid–base changes after fluid bolus: sodium chloride vs. sodium octanoate. Intensive Care Medicine Experimental doi:10.1186/2197-425x-1-4
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
