Ethyl Propionate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Sebagai salah satu dari senyawa pembangun (building blocks) dalam kimia organik, Ethyl Propionate berperan penting dalam sintesis senyawa kompleks dan modifikasi struktur molekul. Bahan ini memiliki aroma yang khas dan biasanya digunakan dalam reaksi esterifikasi atau sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa aromatik.
Ethyl Propionate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen. Karena struktur molekulnya yang sederhana dan reaktivitas yang cukup baik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia. Selain itu, Ethyl Propionate juga memiliki titik didih yang relatif rendah, sehingga memudahkan proses penguapan dan pemisahan dalam prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl Propionate sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pembuatan senyawa aroma, serta dalam proses sintesis senyawa tertentu. Bahan ini sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian, terutama di institusi yang fokus pada kimia murni dan terapan.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 9
- Digunakan dalam sintesis senyawa ester untuk memperoleh senyawa aromatik
- Cocok untuk reaksi esterifikasi dalam pembuatan bahan aroma
- Dapat dimanfaatkan dalam penelitian kimia organik untuk modifikasi struktur molekul
- Berguna dalam proses pemisahan dan penguapan senyawa kimia
- Dapat digunakan dalam pengujian sifat fisika dan kimia senyawa tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 105-37-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Ethyl Propionate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat volatil, sehingga perlu ditempatkan di area yang terkontrol dan tidak terpapar udara bebas. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja selalu ventilasi baik untuk menghindari akumulasi uap.
- Badawy dkk. (2016). Laminar burning characteristics of ethyl propionate, ethyl butyrate, ethyl acetate, gasoline and ethanol fuels. Fuel doi:10.1016/j.fuel.2016.06.087
- Zhao dkk. (2024). Measurement of Vapor–Liquid Equilibrium Data for Binary Systems CO2 + Ethyl Propionate, Methyl Propionate, Ethyl Acetate, and Ethyl Isobutyrate at 253.15 K. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.4c00317
- Sastry dkk. (2013). Excess molar volumes, excess isentropic compressibilities, excess viscosities, relative permittivity and molar polarization deviations for methyl acetate+, ethyl acetate+, butyl acetate+, isoamyl acetate+, methyl propionate+, ethyl propionate+, ethyl butyrate+, methyl methacrylate+, ethyl methacrylate+, and butyl methacrylate+cyclohexane at T=298.15 and 303.15K. Journal of Molecular Liquids doi:10.1016/j.molliq.2013.04.015
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
