Fisetin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang kimia dan biologi. Sebagai pigmen alami, fisetin memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam proses pewarnaan dan analisis kimia. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam penelitian untuk memperjelas struktur molekuler atau mengidentifikasi komponen tertentu dalam sampel. Fisetin juga digunakan dalam studi tentang efek senyawa tertentu terhadap sel atau organisme.
Fisetin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap rentan terhadap paparan sinar UV dan oksidasi. Karena sifatnya yang tidak beracun dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, fisetin menjadi pilihan yang aman dan praktis untuk digunakan dalam laboratorium. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam pemilihan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, fisetin digunakan dalam berbagai penelitian, termasuk dalam bidang farmakologi, biokimia, dan lingkungan. Bahan ini sering digunakan dalam proses uji kualitas bahan alami, pengembangan obat, serta studi tentang efek senyawa pada sistem biologis. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, fisetin menjadi bahan yang sangat diminati oleh peneliti lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Polyphenols 2024-12-05 · hal. 1
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 10
- Fisetin digunakan dalam uji kualitas bahan alami untuk memperjelas struktur molekuler dan identifikasi komponen aktif.
- Bahan ini cocok untuk penelitian biokimia karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai molekul dan memudahkan analisis.
- Fisetin sering digunakan dalam studi efek senyawa pada sel untuk mengevaluasi respons biologis yang mungkin terjadi.
- Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan obat karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan protein dan enzim.
- Fisetin dapat digunakan dalam analisis lingkungan untuk mengetahui konsentrasi senyawa tertentu dalam sampel air atau tanah.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 528-48-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Stains and Dyes (for Research and Experimental Use) > Stains and Dyes (Other) (for Research and Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 100mg, 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan. |
Fisetin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil juga sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Krajčíková dkk. (2020). Stability of natural polyphenol fisetin in eye drops Stability of fisetin in eye drops. Open Chemistry doi:10.1515/chem-2020-0029
- Yadav dkk. (2025). Exploration of mechanism of anticancer potential of fisetin nanoformulations: nanotized fisetin/fisetin loaded polymannose nanoparticles in the treatment of triple negative breast carcinoma. 3 Biotech doi:10.1007/s13205-025-04427-x
- Tsurudome dkk. (2021). Fisetin, a major component derived from mulberry (Morus australis Poir.) leaves, prevents vascular abnormal contraction. BioFactors doi:10.1002/biof.1798
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








