Erucic Acid (Asam Erucat) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang tergolong kompleks, dengan rantai karbon yang panjang dan memiliki sifat asam kuat. Dalam laboratorium, Erucic Acid digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa lain, terutama dalam bidang kimia organik dan teknologi material. Bahan ini juga sering ditemukan dalam produk-produk industri seperti minyak nabati dan bahan baku pembuatan biodiesel.
Erucic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan paparan oksidasi. Karena memiliki titik leleh yang relatif tinggi, bahan ini biasanya disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk eksperimen yang memerlukan kestabilan kimia dalam jangka waktu tertentu.
Di laboratorium Indonesia, Erucic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik, pengembangan bahan baru, dan analisis komposisi kimia. Bahan ini juga sering digunakan dalam pendidikan untuk memperkenalkan konsep reaksi kimia dan sifat senyawa kompleks kepada mahasiswa dan peneliti.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaksi asam
- Pengujian sifat kimia senyawa dengan rantai karbon panjang
- Pembuatan bahan baku untuk produksi biodiesel dan minyak nabati
- Analisis komposisi kimia dalam produk industri
- Penelitian tentang sifat fisik dan kimia senyawa asam
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 112-86-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk atau kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sumber panas dan kelembapan |
Erucic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan untuk mencegah degradasi. Bahan ini sangat sensitif terhadap oksidasi, sehingga sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang stabil dan tidak terpapar cahaya langsung. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- JÖNSSON (2009). Erucic-acid heredity in rapeseed:(Brassica napus L. and Brassica campestris L.). Hereditas doi:10.1111/j.1601-5223.1977.tb01226.x
- Yanagino dkk. (1999). Investigation of Erucic Acid Contamination in Zero-Erucic Acid Rapeseed Products.. Breeding Research doi:10.1270/jsbbr.1.221
- Heiskanen dkk. (1997). Erucic Acid and Erucic Acid Anilide-induced Oxidative Burst in Human Polymorphonuclear Leukocytes. Free Radical Research doi:10.3109/10715769709065787
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
