n-Octyl Gallate adalah ester oktil linier dari asam galat yang menggabungkan inti trihidroksifenol dengan rantai alkil delapan karbon tanpa cabang. Kombinasi ini menghasilkan molekul amfifilik dengan kepala polar yang aktif meredam radikal dan ekor hidrokarbon yang mudah menyatu dengan fase lipid. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai bahan pembangun non-heterosiklik sekaligus antioksidan pembanding yang sangat sering dipakai pada penelitian pangan, minyak nabati, dan formulasi yang rentan terhadap oksidasi selama penyimpanan.
Sifat yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah lipofilitasnya yang jauh lebih tinggi dibandingkan asam galat maupun ester rantai pendek, sehingga senyawa dapat terkonsentrasi di antarmuka minyak dan air tempat reaksi oksidasi biasanya dimulai. Fenomena ini menjadikannya contoh klasik dalam pembahasan paradoks polar pada kajian antioksidan. Selain itu, tiga gugus hidroksil aromatik yang berdekatan memungkinkan pembentukan kompleks dengan ion logam, sehingga senyawa ini turut menghambat oksidasi yang dikatalisis logam. Wujudnya yang padat memudahkan penimbangan akurat dalam jumlah kecil untuk penyiapan larutan induk.
Laboratorium Indonesia menggunakannya pada pengujian mutu minyak goreng dan minyak nabati, penelitian teknologi pangan, kajian farmasi bahan alam, serta pengembangan formulasi kosmetik yang memerlukan perlindungan terhadap oksidasi. Dua pilihan kemasan memudahkan penyesuaian antara kebutuhan pengujian rutin berskala kecil dan pemakaian yang lebih intensif pada proyek riset berkelanjutan maupun pengembangan formulasi.
- Antioksidan pembanding pada uji peredaman radikal, karena aktivitasnya telah dikenal luas sehingga menjadi acuan yang andal untuk membandingkan senyawa uji baru.
- Pengujian stabilitas oksidatif minyak dan lemak, sebab rantai oktilnya membuat senyawa terdistribusi ke fase lipid tempat reaksi oksidasi berlangsung paling aktif.
- Kajian paradoks polar antioksidan, mengingat perbandingan antara ester rantai panjang dan pendek menjelaskan pengaruh lokasi molekul pada sistem emulsi.
- Studi pengkelatan logam, karena gugus hidroksil berdampingan pada cincin aromatiknya mampu mengikat ion logam yang biasanya mempercepat reaksi oksidasi lipid.
- Riset formulasi kosmetik dan farmasi, sebab senyawa ini dipakai sebagai model pelindung oksidasi pada sediaan berbasis minyak maupun emulsi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1034-01-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 250 g |
| Bentuk fisik | padatan berbentuk serbuk atau kristal |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dengan wadah tertutup rapat |
Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung agar gugus fenolnya tidak teroksidasi secara perlahan selama penyimpanan. Jauhkan dari oksidator kuat, basa kuat, dan garam logam transisi yang dapat memicu perubahan warna maupun degradasi. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, masker debu, dan jas laboratorium saat penimbangan, serta hindari menghirup partikel halus. Ambil bahan memakai spatula bersih dan kering untuk mencegah kontaminasi silang, lalu tutup kembali wadah dengan rapat segera setelah selesai digunakan.
- EFSA Panel on Food Additives and Nutrient Sources added to Food (ANS) (2015). Scientific Opinion on the re-evaluation of octyl gallate (E 311) as a food additive. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2015.4248
- Kim dkk. (2018). Octyl Gallate as an Intervention Catalyst to Augment Antifungal Efficacy of Caspofungin. J doi:10.3390/j1010004
- de Groot dkk. (1990). Occupational airborne contact dermatitis from octyl gallate. Contact Dermatitis doi:10.1111/j.1600-0536.1990.tb04780.x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
