Collection: Magnetic Metal Complexes

Magnetic Metal Complexes — menghimpun kompleks logam transisi paramagnetik dari berbagai kelas ligan—β-diketonato, ditiokarbamato, ditiolena, ftalosianin, dan porfirin—yang menunjukkan sifat magnetik khas akibat elektron tak berpasangan pada pusat logamnya.

Kompleks-kompleks ini dipelajari dalam riset material magnet molekuler, magnet mononuklir tunggal (single-molecule magnet), serta karakterisasi sifat spin dan interaksi magnetik antar pusat logam. Peneliti kimia anorganik dan fisika material memanfaatkannya sebagai model sistem untuk memahami hubungan struktur ligan dengan perilaku magnetik.

Contoh produk dalam koleksi ini: TCI V0016 3153-26-2 Bis(2,4-pentanedionato)vanadium(IV) Oxide, TCI B5732 176763-62-5 (R,R)-N,N'-Bis(3,5-di-tert-butylsalicylidene)-1,2-cyclohexanediaminocobalt(II), TCI T4380 13476-99-8 Vanadium(III) Acetylacetonate, TCI C0336 21679-31-2 Tris(2,4-pentanedionato)chromium(III), TCI T3205 87314-12-3 Tetrabutylammonium Bis(3,4,6-trichloro-1,2-benzenedithiolato)nickelate, TCI C0373 123334-29-2 Bis(2,4-pentanedionato)cobalt(II) Dihydrate, TCI T1686 14405-49-3 Tris(dibenzoylmethanato) Iron(III), TCI C0384 13395-16-9 Bis(2,4-pentanedionato)copper(II).

Perhatikan jenis ligan pengoordinasi, tingkat oksidasi dan geometri koordinasi logam, serta kemurnian kristal karena sifat magnetik sangat sensitif terhadap struktur molekul. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.

Kategori lain yang sejajar di bawah Magnetic Materials, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:

Koleksi ini masih terbagi menjadi 5 kelompok yang lebih spesifik:

Kembali ke Magnetic Materials. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.

30 products